Kemunculan Kekuatan Tanah Milik Perry (Season 1 episode 7)

Episode 7

Kakek:”Kelemahan Katarina, adalah cahaya, karena sifat  bayang kan gelap, kan dari dulu gelap adalah musuh bebuyutan terang”
Perry:”Oh, jadi begitu, kek”
Kakek:”Iya, kau tidak perlu mencari kekuatan elementer cahaya, cukup membawa senter saja, atau benda apapun yang sifatnya megeluarkan cahaya, misalkaan lilin”
Perry:”Oh, begitu? Terimakasih, kek”
Kakek:”Kalau begitu, kakek pergi dulu”

Kakek itupun menghilang dengan meninggalkan cahaya yang menyilaukan mata, sementara itu, Perry berfikir apa yang akan dia bawa, tetapi Perry juga berfikir makhluk itu menyerang Perry saat tengah hari, kakek itu berkata kelemahan dia adalah cahaya, siang bukannya termasuk terang?Tetapi saat membayangkan Perry diserang dari bawah tanah, perkiraan Perry benar, karena makhluk itu menyerang dari tanah bukan karena dia pengecut, tapi karena cahaya tidak dapat menembus tanah, karena itu makhluk itu menyerang Perry dari bawah tanah karena hanya air dan bayangan saja yang dapat menembus tanah, satu-satu cara agar Perry dapat mengalahkan Katarina adalah membawa senter, atau memblokir tanah agar Katarina tidak dapat masuk dalam tanah, tapi bagaimana caranya dia memblokir tanah, sementara kekuatan tanah saja tidak dia miliki? Perry  mendapatkan ide, dia harus mendapatkan kekuatan tanah untuk memblokir tanah, tapi dia harus bertanya kepada kakek legendaris untuk menemukan cara agar kekuatan tanah terbuka di bagian kekuatannya.

Perry:”Aku harus mendapatkan kekuatan tanah, untuk memblokir Katarina agar dia tidak dapat masuk dalam tanah, kakek!”
Kakek:”Ada apa Perry?”
Perry:”Aku mendapatkan sebuah ide untuk mengalahkan Katarina karena dia menyerangku dari bawah tanah karena cahaya tidak dapat menembus tanah, aku harus memblokir tanah agar Katarina tidak dapat masuk dalam tanah, tapi pertanyaannya bagaimana cara mendapatkan kekuatan tanah, kek?”
Kakek:”Perry, kau betul-betul pintar, baiklah elemen-elemen dasar kekuatan tanah adalah lava, air dingin, dan batu”
Perry:”Kalau air dan batu sih mudah dapatnya, kek, tapi bagaimana cara mendapatkan lava?”
Kakek:”Kamu hanya perlu menyelam ke gunung yang masih aktif dan mengambil sedikit saja lava”
Perry:”Wah kalau begitu aku harus bertaruh nyawa untuk mendapatkan lava”
Kakek:”Tidak, kakek punya ide”
Perry:”Apa itu, kek?”
Kakek:”kamu hanya perlu ember saja, kakek akan meminta dewa api untuk mengangkat lava dari gunung berapi”
Perry:”Baik, kek”

Lalu kakek itupun mengangkat Perry dengan ilmu sihirnya dan menghilang seakan-akan dimakan cahaya dan teleportasi ke gunung berapi hanya dalam waktu 2 detik saja,WOW!kecepatan cahaya! Lalu kakek itu memanggil teman-temannya, si dewa api ke gunung berapi, dewa api itupun mengangkat lava ke ember dan menaruhnya kembali ke dasar gunung api. Lalu kakek tersebut berterimakasih kepada dewa api karena telah membantunya mengambil lava ke ember dan kakek tersebut langsung memulangkan kembali Perry ke rumah sakit, lalu kakek tersebut membuat ramuan tanah karena Perry sedang tidak bisa berjalan, setelah jadi ramuan campuran dari lava yang masih panas bercampur air dingin dan batu, jadilah tanah kering, setelah itu kakek tersebut mengaduk-aduk ramuan tersebut dengan air, jadilah ramuan kekuatan tanah.

Kakek:”Ramuannya telah siap diminum,  Perry, tapi kamu jangan meminum dulu ya sampai kakimu sembuh karena saat kau meminum ramuan tanah ini kamu akan kesakitan dan kemungkinan besar kamu akan menghentakan kedua kakimu di lantai ini, jika kakimu belum benar-benar sembuh, maka kemungkinan patah tulang tidak dapat dihindarkan”
Perry:”Terimakasih, kek”
Kakek:”Baiklah, Perry, kakek akan taruh ramuan ini di tempat yang sangat rahasia yang tidak pernah ada yang tahu dimana, karena jika ramuan ini ditemukan seseorang yang berhati busuk dan meminumnya, maka dunia ini akan tamat”
Perry:”Baik, kek”

Lalu kakek tersebut mulai membaca mantra, Perry melihat bagian dari botol ramuan  itu sedikit demi sedikit menghilang, mulai bagian tutup botol, sampai kaki botol.

Kakek:”Kakek akan langsung menemuimu jika kau telah sembuh, ya Perry”
Perry:”Siap, kek”

Lalu kakek tersebut menghilang seperti dimakan cahaya dan seperti biasanya meninggalkan bekas cahaya yang tersisa. Sementara itu 5 detik setelah kepergian kakek itu, teman-teman Perry menjenguk Perry.
Michelle:”Perry, apa kakimu telah baikan?”
Brandon:”Ya, pasti belum lah Syel, kan Perry di RS baru 3 jam, tidak mungkin Perry bisa sembuh secepat itu”
Michelle:”Aku tahu! Tapi maksudnya kaki Perry itu masih teras ngilu belum?”
Brandon:”Pastilah, dulu pamanku pernah patah tulang, sakitnya sampai 5 bulan tidak berhenti-berhenti!”
Michelle:”Oyy aku tidak tanya kamu! Aku tanyanya ke Perry”
Yuri:”Tahu tuh, Brandon maen asal nyambung aja”
Perry:”Sudah agak baikan, teman-teman malah sudah mulai tahap penyembuhan”
Semua:”HHHHHHAAAAAHHHHH?????!!!!!!!!!!!”
Perry:”nih, lihat saja kalau tidak percaya”

Perry menunjukkan bagian kakinya yang memang benar-benar sudah mencapai tahap penyembuhan teman-teman Perry bertanya-tanya bagaimana tulang yang patah dapat menyambung kembali hanya dalam waktu 3 jam saja? Malah akan mencapai tahap penyembuhan.
Brandon:”Siapa yang mengobati kakimu, Perry?”
Yuri:”Iya, siapa yang menyembuhkan kakimu?”
Michelle:”Bukannya operasi itu dimulai jam 4 sore ya? Sekarang kan baru jam 1 siang”
Perry:”Ada yang menyembuhkanku”
Semua:’Siapa?”

BERSAMBUNG..............................

Komentar